September 29, 2020

Apa Saja Jenis Reaksi Alergi Selain Alergi Menurun

Apa Saja Jenis Reaksi Alergi Selain Alergi Menurun

Alergi adalah salah satu respon kekebalan tubuh melawan antigen yang bagi tubuh dianggap membahayakan. Diantara dari antigen adalah seperti virus, bakteri, atau parasit. Sebagian orang yang memiliki alergi menurun, kekebalan alami mereka akan menganggap antigen sebagai ancaman, lalu akan diserangnya.

Reaksi alergi adalah bagian dari reaksi hipersensitivitas. Zat yang menyebabkan reaksi alergi adalah histamin dan diproduksi oleh sel mast dan basofil. Zat yang menyebabkan reaksi alergi adalah alergen. Beberapa yang termasuk alergen adalah seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, obat-obatan, suhu, dan zat-zat kimia lainnya. Respons alergi bisa bermacam-macam seperti batuk, gatal-gatal, bersin, bengkak, atau respons lainnya.

Apakah Seseorang Mampu Menurunkan Alergi?

Seseorang yang menderita alergi belum tentu keturunannya menderita alergi juga. Meskipun peluangnya lebih besar dibandingkan yang dalam keluarga tidak pernah ada kasus alergi . Persentase kemungkinan anak menderita alergi adalah sebesar 80%. Persentase ini cukup besar jika sepelekan. Apalagi jika berkali-kali ada respons alergi, sudah berapa rupiah dikeluarkan untuk mengobatinya. Di samping itu, bagian tubuh juga harus banyak menahan sakit.

Faktor Penyebab Timbulnya Alergi Selain Faktor Genetik

Pola makan seseorang juga dapat menyebabkan timbulnya alergi. Terkadang beberapa orang alergi terhadap makanan seafod atau protein tertentu. Maka agar tidak mengalami alergi seseorang harus menghindari makanan tertentu.

  • Lingkungan yang kurang bersih juga dapat menimbulkan alergi misalnya tungau atau debu.
  • Paparan asap rokok juga dapat menjadi faktor timbulnya alergi
  • Seseorang pernah memiliki riwayat infeksi

Tingkat stres seseorang

Dari faktor-faktor tersebut tampak bahwa respons alergi bisa terjadi tanpa adanya riwayat alergi menurun dari keluarga. Jadi, faktor keturunan bukanlah penyebab utama respons alergi. Zat alergen dan respons alergi tidak selalu sama setiap anak dan orang tua. Misalnya ketika Ibu menderita alergi karena kedinginan, anaknya belum tentu merespons alergi.

Gejala Alergi

Gejala alergi dapat bermacam-macam dan berbeda setiap orang. Respon alergi dapat berupa

  • Tenggorokan terasa nyeri
  • Napas terasa sesak dan frekuensinya cepat atau tarikan napasnya pendek-pendek
  • Mata terasa gatal, berwarna kemerahan, bengkak dan berair
  • Hidung gatal, berair sampai terasa bersin dan pilek
  • Lidah dan bibir terasa gatal, berwarna kemerahan dan tampak bengkak
  • Kulit gatal-gatal, kemerahan, dan timbul bentol-bentol bahkan lebih parah bisa terjadi eksim
  • Timbulnya gangguan pencernaan seperti diare, nyeri, mual atau muntah
  • Pusing dan sakit kepala

Selain gejala tersebut, reaksi alergi juga dapat berupa gejala berat seperti syok anafilaktik yang ditandai dengan sesak napas, peningkatan denyut jantung, muka pucat bahkan pingsan. Lebih parah jika tidak segera ditangani dapat mengalami kematian.

Bagaimanapun juga alergi menurun bukan hal yang dianggap sepele. Tetaplah harus diperhatikan agar tidak terlalu sering kambuh. Tentunya sangat tidak nyaman jika setiap hari misalnya harus gatal-gatal dan lain sebagainya. Bukanlah lebih baik mencegah daripada mengobati?

Deskripsi : alergi menurun memiliki peluang lebih besar dibandingkan alergi non-keturunan sehingga penderita wajib tahu tentang penyebab dan gejalanya.

shares