January 22, 2019

5 Ide Makanan untuk Petualangan Kuliner Yogyakarta-Denpasar

5 Ide Makanan untuk Petualangan Kuliner Yogyakarta-Denpasar

Mengisi liburan dengan petualangan kuliner bisa jadi sesuatu yang menantang dan menarik. Apalagi jika Anda mencoba bertualang di antara dua kota dengan jarak yang cukup jauh, seperti Yogyakarta dengan Denpasar, Bali.

Memang Anda bisa menggunakan pesawat sehingga perjalanan jauh itu terasa sangat singkat. Akan tetapi, sebenarnya ada baiknya bila mencoba menggunakan jalur darat. Apalagi selain kuliner di dua kota, perjalanan di jalur darat akan membawa Anda melintasi berbagai daerah berbeda sambil merasakannya secara langung.

Perjalanan ke Malang sendiri termasuk mudah. Anda bisa menggunakan pesawat untuk perjalanan yang butuh waktu cepat dan jangan lupa untuk selalu mengecek status penerbangan Anda, atau bisa juga travel bis yang lebih lama waktu tempuhnya dan menantang.

Apapun pilihan moda transportasi yang menghubungkan petualangan kuliner Anda di Yogyakarta dan Denpasar, jangan sampai lupa untuk menyantap 5 hidangan berikut ini.

  1. Sate Lilit Bu Paseh di Denpasar

Ini merupakan makanan khas Bali yang cukup mudah ditemukan di Denpasar dan kota lainnya. Sate lilit yang ini terbuat dari ikan tenggiri dan dengan bumbu rempah-rempah serta gagang dari bilah serai. Cita rasa sate lilit memang berbeda dibandingkan sate pada umumnya. Salah satu yang sebaiknya Anda coba adalah Sate Lilit Bu Paseh. Di sini Anda juga mendapat opsi lain yang bisa Anda pilih antara lain menu seafood yang beragam.

  1. Sate Plecing Jalan Arjuna di Denpasar

Sate ini sudah sangat akrab di telinga warga Bali dan bisa Anda temukan dengan mudah. Lokasinya ada di persimpangan jalan arjuna, tak jauh dari Warung Wardani.

Soal rasa dan bahan, sebenarnya sate ini terbuat macam-macam daging yang bisa Anda pilih. Mulai dari sate babi, ayam, kambing dan sate sumsum yang kenyal bisa Anda pilih dengan ciri khasnya masing-masing. Ditambah lagi ada saus sambal kacang dengan tambahan minyak dan jeruk limau, yang dijamin menambah keunikan rasanya.

  1. Gudeg di Yogyakarta

Petualangan kuliner Anda di Yogyakarta tidak akan lengkap tanpa mencicipi gudeg. Kuliner yang satu ini terbuat dari daging nangka muda serta punya cita rasa manis. Anda bisa menemukannya di banyak wilayah di seluruh pelosok Yogyakarta.

  1. Sate Klathak di Yogyakarta

Kuliner satu ini hanya cocok untuk Anda yang menyukai daging kambing. Pasalnya, Sate Klathak merupakan kuliner menggunakan daging tersebut.

Sate Klathak berebda karena dagingnya ditusuk menggunakan jeruji sepeda dan dibakar. Bumbunya pun berbeda, bukan menggunakan bumbu kacang. Bumbu Sate Klathak cenderung sederhana, yaitu hanya menggunakan garam, merica dan kecap. Tiga bahan minimalis inilah yang membuat sate memiliki rasa yang khas.

Salah satu yang kedai sate terkenal sekaligus pertama kali mempopulerkannya adalah Sate Klathak Pak Pong.

  1. Kopi Joss di Yogyakarta

Keunikan kopi yang satu ini bisa dirasakan sejak mulai memasak air hingga kopi disuguhkan pada pelanggan. Cita rasanya pun berbeda. Penjual kopi joss biasanya menaskan air menggunakan ketel dan arang yang membara.

Kemudian yang paling khas dan menjadi asal usul nama Kopi Joss adalah saat penyajian pada pelanggan. Setelah menyeduh kopi, arang yang masih membara kemudian dicelupkan ke dalam seuhan itu hingga menimbulkan bunyi “jossss”. Kopi akan terus meletup-letup ketika arang dicelupkan, hingga bara dalam arang telah mati.

Bagaimana, sudah siap menjalani petualangan kuliner dua kota ini?

shares